Pontianak, Pontianak Metro Post
Universitas Panca Bhakti,Selasa tanggal 19 September 2023, jam 8 pagi mewisuda 736 sarjana pada wisuda ke 35. Yang dihadiri ketua Pembina Yayasan Panca Bhakti Yusuf Wanandi SH, dan Ketua Pengurus Yayasan Panca Bakti Prof Dr Garuda Wiko , Gubernur Kalbar yang diwakili staf ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Christian Lumano SE, M.Si, dan DR.Drs Muhammad Akbar, M.Si Kepala LLDIKTI Wilayah XI, SE Kalimantan. Serta Konjen Malaysia Azizul Zekri Abd Rahim. Pembina yayasan, Notaris Trisno Tampubolon, SH, Pengawas Yayasan Ibu Hareta Buyung dan Drs. Ju’in Kosasi Legawa, SH, serta sekretaris Yayasan, Thadeus Yus.SH.MPA. serta pembina Yayasan Ir Suhardi Darmawan,
Wisudawan yang berjumlah 736 terdiri dari: Fak Hukum prodi ilmu hukum 194 orang; Fakultas Teknik prodi teknik sipil 106 orang; Fakultas Pertanian, sains dan teknologi prodi Agroteknologi 76 orang, pridi Agribisnis 53 Orang
Fakultas Ekonomi dan Bisnis prodi Manajemen 174 orang, prodi Akuntansi 120 orang.
Rektor UPB DR Purwanto menyampaikan selamat kepada para wisudawan, agar alumni universitas panca Bhakti dapat memberikan sumbangsih kepada masyarakat. Sebagai seorang akademisi yang berkualitas, akan membuat terobosan inovatif yang baru serta bermanfaat, terhadap pengabdian masyarakat. Meraih kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan universitas Panca Bhakti yang bermutu adalah penuh perjuangan.
Philips Vermonte Ph.D, dalam orasi ilmiah tentang Demokrasi, Pelembagaan Negara dan Masyarakat Sipil. Thema ” Food for Thought” ., Freedom , Human Development and GDP ( Produk Domestic Bruto). Demokrasi masih jadi barang mahal pada tahun 1968. Mungkin orientasi kita hanya politis, kampus dan media, semua hanya untuk politik. Seharusnya meningkatkan kesejahteraan rakyat. Pembangunan tinggi tapi tidak menghasilkan kesejahteraan masyarakat Kekayaan negara harus diselesaikan dengan tuntas memberantas hal korupsi.
Dikemukan oleh Philips, dua thesis Acemoglu dan Robinson :
1) Pelembagaan Negara menjadi insitusi yang inklusif terus menerus diperlukan inovasi. (dalam buku mereka” Why Nation Fail” 2012)
2) Untuk inovasi diperlukan kebebadan yang mendorong kreativitas ( dalam buku mereka The Narrow Corridor Stated, Societies, and the fate of Liberty 2019)
Sambutan ketua yayasan Prof Dr Garuda Wiko, SH, M.Si, FCBArb, FIIArb. Perguruan tinggi sangat penting dalam pembangunan sumber daya manusia, sangat erat hubungan skill masa depan.
Tugas akhir tidak diakhiri dengan skripsi, tapi sudah ada perubahan dari Mendikti merupakan proyek akhir studi. Transformasi digital merupakan isu penting bagi perguruan tinggi. Kita harus kembangkan pembangunan demokrasi yang berkualitas, yang berazaskan Pancasila
Ketua Pembina Yayasan Panca Bhakti, Yusuf Wanandi SH mengatakan hari ini adalah hari istimewa, bagi wisudawan dan keluarga, karena upacara proses menjadi sarjana, merupakan moment historis dan monumental. Saya harap Universitas Panca Bhakti harus mempertahankan bahkan meningkatan mutu pendidikan sebagai tanggung jawab serta kepercayaan masyarakat. Saya bangga semoga UPB bisa menjadi lembaga pendidikan unggul.
DR.Drs Muhammad Akbar, M.Si Kepala LLDIKTI Wilayah XI, Sebentar lagi kuncir anda akan dipindahkan ke kanan, artinya seorang sarjana, memiliki pengetahuan yang banyak mengunakan otak kanan. Kewajiban pendidikan jangan buat behavior kita jatuh, ciri ada scientific ilmiah, Selum ambil keputusan, harus ceck and receck. Apakah valid dan bermanfaat kita kemukakan sesuatu sudah benar.
Kita harus dewasa berbagai hal, terutama demokrasi, yang harus diisi oleh bangsa yang cerdas, paham, apa itu demokrasi? Supaya kita tidak gagal berdemokrasi. Mengapa kita tidak bisa mengerja. Nanti Almamater akan bertanya, Apa kedudukan anda dan berapa penghasilan? Itulah indikator keberhasilan pendidikan bangsa dan negara.
Kita harus bangga satu satunya perguruan tinggi swasta Fakultas Hukum Universitas Panca Bhakti berakreditasi A , dalam wilayah LLDiKTI se Kalimantan. Untuk mencapai akreditasi A itu bukan tanpa perjuangan.
Sambutan Gubernur Kalbar dibacakan oleh staf ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Christian Lumano SE, M.Si, mengatakan dunia pendidikan sangat kompleks, memerlukan kreatif menghadapi kompetisi, peningkatan penyediaan sarana pendidikan, keprofesionalan dosen dan mutu pendidikan. Tekhnologi digital berinovasi di tengah tengah pembangunan sumber daya manusia. Sukses dan selamat UPB. ( Dilaporkan oleh Dr Hendry Jurnawan, S.Th, Med)*














