Pontianak, Pontianak Metro Post
Keluarga seorang mempelai pengantin di Pontianak Protes. Pasalnya sajian menu yang dipesan dari sebuah usaha catering makanan di jalan jl. Putri Candramidi (Jl.Podomoro) gg Prajaya No.60 D Pontianak, Kalimantan Barat dengan nama SAM Catering pada resepsi pernikahan tak sesuai porsi dan sebagian ternyata basi.
Hal inipun sudah diakui pemilik dari SAM Catering bernama Syamsudin, setelah pihak keluarga pengantin protes atas kejadian tersebut.
Syamsudin Dalam surat pernyataan ditandatanganinya yang dibuat pada tanggal 11 September 2023 diatas materai disaksikan oleh Raja Didan Sinaga dan Jimmi dia mengakui SAM Catering yang dikelolanya sesuai perjanjian akan memenuhi menu makanan pada acara pesta pernikahan adat batak dari Cico Jhon Karunia Simamora dengan Eva Pramuni Oktaviani Sitanggang yang dilaksanakan pada Sabtu (9/9/23) digedung Sopo HKBP Kota Baru Pontianak.
Maka dipesanlah sebanyak 1.300 porsi dan disajikan secara sekaligus dan disajikan paling lambat pukul 12.00 Wib. Dan sudah dibayar sebesar Rp 30 juta. Namun kenyataannya disajikan sudah terlambat pada pukul 12.30 Wib dan hanya menyajikan 650 porsi yang mengakibatkan sebagian undangan tidak makan.
Syamsudin mengakui bahwa makanan yang disajikan berupa rendang sudah basi dan nasi yang disajikan sebagian masih mentah. “Bakso , capcai yang saya sajikan sebagian basi. Menu yang saya sajikan seperti ayam goreng dan perkedel tidak sesuai”, akunya pula.
Syamsudin juga mengakui mempelai memesan 1.300 porsi. Dia mengakui tidak memenuhi pesanan sebanyak 1.300 porsi tersebut. Dan dia mengakui dirinya sebagai SAM Catering bersalah dalam hal ini. “Saya mohon maaf kepada pengantin dan keluarga besar kedua mempelai. Sehingga menimbulkan kerugian materil dan moril yang menimbulkan rasa malu kepada semua pihak dan mencemarkan nama baik kedua keluarga mempelai” , ujarnya dalam surat pernyataanya.
Cico Jhon Karunia Simamora dengan Eva Pramuni Oktaviani Sitanggang disebut sebut merupakan dosen pertanian di sebuah perguruan tinggi di Pontianak.
Syamsuddin ketika di hubungi sejumlah wartawan untuk konfirmasi melalui saluran pesan Whatshappnya, tidak mau menjawab.”(tim/*)














