Kubu Raya, 17 September 2025
Pontianakmetropost.com
Menyusul pemberitaan berjudul “
SPBU Desa Kapur Diduga Jadi Terminal Gelap Solar Subsidi, Truk Tangki Bermanuver ala Mafia BBM
yang terbit pada 16 September 2025, pihak Hadi selaku Pengawas SPBU Desa Kapur yang dikelola PT. Yusuf Petro Energi menyampaikan klarifikasi resmi.
Dalam surat klarifikasi yang diterima media ini, pihak SPBU menegaskan bahwa pada tanggal 11 September 2025, truk tangki dengan nomor polisi B 9949 SFU tidak mengangkut solar subsidi, melainkan Pertalite sebanyak 16.000 liter. Jumlah itu, berdasarkan Surat Pengantar Pengiriman dari Pertamina Patra Niaga Depot Pontianak, dibagi ke dua titik distribusi: 8.000 liter untuk SPBU Desa Kapur dan 8.000 liter untuk SPBU di samping Kodam.
“Dengan demikian, informasi bahwa truk tangki tersebut membawa solar subsidi adalah tidak tepat. Produk yang dikirim adalah Pertalite, bukan solar,” tulis Hadi dalam surat klarifikasinya. Ia juga menegaskan, SPBU Desa Kapur mendukung pengawasan distribusi BBM oleh aparat maupun media, namun berharap pemberitaan yang beredar tetap didasarkan pada data valid.
Di sisi lain, media ini tetap mencatat hasil investigasi lapangan pada hari yang sama. Truk tangki merah putih tersebut tidak memiliki tanda atau tulisan jelas apakah mengangkut solar atau Pertalite, sehingga menimbulkan kecurigaan. Truk itu juga sempat masuk ke sebuah gudang tersembunyi di kawasan Sungai Ambawang, yang memperkuat dugaan adanya aktivitas di luar jalur distribusi resmi Pertamina.
Hingga kini, tim media masih menelusuri jalur distribusi serta aktivitas truk tangki lainnya yang terpantau pada malam tersebut. Pemberitaan sebelumnya tetap menjadi catatan investigatif, sementara klarifikasi dari pihak SPBU Desa Kapur kami muat sebagai bagian dari hak jawab demi menjaga keseimbangan informasi.
Sebagai tambahan, media ini telah menerima bukti video dari pihak SPBU Desa Kapur yang menunjukkan adanya aktivitas bongkar muat Pertalite di lokasi resmi SPBU. Dengan demikian, informasi dalam berita sebelumnya yang menyebut tidak ada aktivitas bongkar muat di SPBU kami koreksi sesuai data terbaru tersebut.
(RN)














