Pontianak, Pontianak Metro Post
Penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Provinsi Kalimantan Barat oleh Dewan Pers selama 2 hari Jumat -Sabtu (18-19/08/2023) di hotel Golden Tulip Jln Teuku Umar No. 39 Pontianak, Sabtu sore UKW 2023 Kalbar ditutup, tercatat 16 Peserta PWI Dinyatakan Lulus.
UKW ini hasil kerjasama Dewan Pers, PP PWI, IJTI , LPDS dan tuan rumah PWI Kalbar
Dalam sambutan penutupnya Jamalu Insan dari Dewan Pers mengatakan kegiatan UKW ini telah berlangsung sejak tahun 2019. “UKW berlangsung serentak dengan kuota setiap provinsi sebanyak 54 peserta UKW ” , ungkapnya.
“Kegiatan UKW ini menggunakan anggaran APBN. Semoga bila anggarannya ditambah lagi, maka kuota peserta UKW akan bertambah juga jumlah peserta UKW nya”, jelasnya.
Pada kesempatan yang sama M.Harris Sadikin dari PP PWI mengungkap hasil penilaian UKW yang baru saja berlangsung tercatat 16 anggota PWI Kalbar yang ikut lulus semuanya. ” Total anggota PWI seluruh Indonesia yang lulus UKW semuanya berjumlah 16.900 anggota”, jelasnya.
Sementara dari IJTI Idria Purnama hadi dalam sambutan penutupnya mengatakan anggotanya yang mendaftar sebanyak 12 orang, namun hanya 7 orang saja yang ikut , karena 5 orang mengundurkan diri.
IJTI tidak mengumumkan jumlah peserta yang lulus UKW, hal itu dikatakannya berdasarkan komitmen kesepakatan bersama IJTI dengan dewan pers.
Kemudian dari Lembaga Pers Dr Soetomo
(LPDS) Priyambodo RH menyampaikan hasil UKW.
Dia menyebut dari 24 peserta dari LPDS yang ikut UKW , yang lulus 20 orang. ” 2 orang mengundurkan diri, 2 orang lagi dinyatakan kurang kompeten”, ungkapnya.
Salah seorang peserta dari media sinarrayanewa.com Zainul Irwansyah atau biasa disapa Buyung mengucapkan rasa syukurnya bisa ikut UKW. “Sebab tidak semua wartawan bisa mengikuti UKW ini, karena kuotanya terbatas” , paparnya.”Alhamdulillah dinyatakan kompeten”, tambahnya.
Dengan nada yang sama juga disampaikan Bram salah satu peserta UKW. ” Ikut UKW ini selain menambah ilmu kita juga akan mengetahui kelemahan kita dalam Jurnalistik yang bisa kita perbaiki dengan bertanya kembali ke tim penguji” , jelasnya.(buyung/renaldi)














