PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan bahwa keberangkatannya ke Jakarta bukan untuk menghindari aksi demonstrasi mahasiswa yang menyoroti penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.
Ria Norsan menyatakan dirinya pergi ke Jakarta untuk menghadiri agenda rapat bersama Presiden Republik Indonesia. Penjelasan tersebut disampaikan untuk menanggapi anggapan bahwa dirinya sengaja menghindari mahasiswa yang menggelar aksi di Pontianak.
Ria Norsan Jelaskan Agenda ke Jakarta
Menurut penjelasan yang diberitakan Satukalbar, keberangkatan ke Jakarta berkaitan dengan agenda pemerintahan. Norsan membantah bahwa perjalanan tersebut merupakan upaya untuk menghindari aspirasi mahasiswa.
Aksi mahasiswa sebelumnya menyoroti penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Mereka mendesak pemerintah mengambil langkah serius untuk menangani kebakaran serta dampak kabut asap terhadap kesehatan, lingkungan, dan aktivitas masyarakat.
Dialog Pemerintah dan Mahasiswa Dinilai Penting
Penyampaian aspirasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Dialog antara pemerintah daerah dan mahasiswa diperlukan untuk memperjelas tuntutan, menjelaskan kebijakan, serta membangun komunikasi yang terbuka.
Penanganan karhutla juga membutuhkan koordinasi berbagai pihak, termasuk pemerintah, aparat terkait, masyarakat, dan kalangan mahasiswa. Publik menantikan langkah nyata pemerintah dalam memperkuat pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.
Sumber: Satukalbar.com
Penulis: Redaksi












