Pontianak, Kalbar – Minggu, 04/02/2024
PONTIANAK METRO POST – Sebuah aplikasi belajar Al Quran dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) berhasil diciptakan oleh sekelompok pemuda di Pontianak, Kalimantan Barat. Aplikasi bernama Qara’a ini bertujuan untuk membantu masyarakat Indonesia yang belum bisa mengaji secara benar.
Qara’a merupakan aplikasi yang dapat mengenali suara pengguna saat membaca Al Quran dan memberikan koreksi serta saran perbaikan. Aplikasi ini juga dapat menilai tingkat kemahiran pengguna dalam membaca Al Quran dengan menggunakan skala dari 1 sampai 10.
Salah satu pencipta Qara’a, Muhammad Fikri, mengatakan, ide membuat aplikasi ini berawal dari kegundahan banyaknya muslim di Indonesia yang belum bisa mengaji secara benar. Ia mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan hal ini, seperti kurangnya akses ke guru mengaji, kurangnya waktu untuk belajar, atau malu untuk belajar di usia dewasa.

“Kami melihat ada kesenjangan antara keinginan dan kenyataan dalam belajar Al Quran. Banyak orang yang ingin belajar Al Quran, tapi tidak punya fasilitas atau kesempatan yang memadai. Kami ingin membantu mereka dengan membuat aplikasi yang dapat menjadi guru mengaji virtual,” kata Fikri.
Fikri mengatakan, ia dan timnya membutuhkan waktu sekitar satu tahun untuk mengembangkan Qara’a. Ia mengatakan, mereka menggunakan teknologi AI untuk membuat aplikasi ini dapat mengenali suara pengguna dan memberikan umpan balik yang akurat.
“Kami menggunakan data suara dari berbagai sumber, seperti rekaman guru mengaji, radio, atau podcast. Kami juga menggunakan algoritma pembelajaran mesin (machine learning) untuk melatih aplikasi ini agar dapat mengenali suara pengguna dengan baik,” jelas Fikri.
Fikri menambahkan, aplikasi Qara’a juga dilengkapi dengan fitur-fitur menarik, seperti pilihan surah, ayat, dan juz, pilihan mode belajar dan ujian, pilihan level kesulitan, pilihan suara laki-laki atau perempuan, dan pilihan bahasa Indonesia atau Inggris.
“Kami ingin membuat aplikasi ini sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pengguna. Kami juga ingin membuat aplikasi ini mudah digunakan dan interaktif. Kami berharap aplikasi ini dapat membantu masyarakat Indonesia untuk belajar Al Quran dengan lebih baik,” harap Fikri.
Aplikasi Qara’a sudah dapat diunduh secara gratis di Google Play Store dan App Store. Fikri mengatakan, aplikasi ini sudah mendapat respons positif dari pengguna. Ia mengatakan, aplikasi ini sudah diunduh lebih dari 10 ribu kali dan mendapat rating 4,8 dari 5.
“Kami senang melihat antusiasme masyarakat terhadap aplikasi ini. Kami juga mendapat banyak masukan dan saran dari pengguna untuk meningkatkan kualitas aplikasi ini. Kami akan terus mengembangkan dan memperbarui aplikasi ini agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar,” ucap Fikri.
[Kata Kunci] Al Quran, Aplikasi, Kecerdasan Buatan, Pontianak, Qara’a, Al Quran, aplikasi, kecerdasan buatan, Pontianak, Qara’a, AI, belajar, mengaji, suara.
[Keterangan] Aplikasi Qara’a yang dapat mengenali suara pengguna saat membaca Al Quran dan memberikan koreksi serta saran perbaikan
Aplikasi Qara’a, Guru Mengaji Virtual dengan Kecerdasan Buatan
(Naldy)













