MV JH 7 Tenggelam di Sungai Tayan, Kodaeral XII Perkuat Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban
SANGGAU – Unsur TNI Angkatan Laut dari Kodaeral XII memperkuat operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban kecelakaan air di wilayah Kabupaten Sanggau. Personel diterjunkan guna mencari awak kapal Motor Vessel (MV) JH 7 yang tenggelam di perairan Sungai Kapuas, wilayah Sungai Tayan, Desa Kampung Baru, Kecamatan Toba, Sabtu (14/3).
Kapal tersebut diketahui merupakan armada yang digunakan untuk aktivitas penyedotan serta pengangkutan material pasir bagi pembangunan smelter milik Westefield Alumina Indonesia. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal dilaporkan tenggelam pada Jumat dini hari setelah diduga mengalami kemiringan sebelum akhirnya terbalik di aliran sungai.

Dari total 17 awak kapal yang berada di lokasi kejadian, sebanyak 14 orang dilaporkan berhasil menyelamatkan diri. Para penyintas mengevakuasi diri menggunakan sekoci serta mendapatkan bantuan dari kapal tug boat yang berada di sekitar lokasi. Namun, tiga orang lainnya dinyatakan hilang dalam insiden maut tersebut.
Memasuki pelaksanaan operasi SAR hari kedua, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Pontianak, TNI, Polri, serta masyarakat setempat membuahkan hasil. Tim berhasil menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia.
Petugas segera mengevakuasi jenazah kedua korban ke Puskesmas Tayan untuk penanganan lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, satu korban lainnya masih dalam proses pencarian intensif oleh tim gabungan.
Keterlibatan aktif Kodaeral XII dalam operasi ini menjadi wujud nyata kesiapsiagaan TNI Angkatan Laut dalam membantu penanganan keadaan darurat di wilayah perairan. Langkah ini diambil guna memastikan keselamatan masyarakat maritim tetap menjadi prioritas utama di wilayah Kalimantan Barat. (Renaldy)
#Sanggau #KalimantanBarat #TNIAL #KodaeralXII #SungaiTayan #MvJH7 #KapalTenggelam #SAR #BasarnasPontianak #InfoSanggau













