Marlo Ernesto Merasa Jengkel Saat Wawancara dengan Keisya Levronka: Pelajaran Berharga untuk Profesionalisme dalam Wawancara
Pontianak, 4 Maret 2024
Pontianak Metro Post – Marlo Ernesto mengungkapkan rasa jengkelnya saat melakukan wawancara dengan Keisya Levronka di podcast miliknya, “Doa Ibu Selamanya”. Kejadian ini terjadi ketika Marlo mengajukan pertanyaan tentang penyanyi idolanya kepada Keisya, namun Keisya memilih untuk tidak menjawab pertanyaan tersebut dengan alasan pribadi.
Marlo merasa kesal karena merasa Keisya tidak menghargai kesempatan untuk diwawancarai, namun Keisya tidak memberikan jawaban yang sesuai dengan harapan. Marlo mencoba mengulang pertanyaannya, tetapi Keisya tetap memilih untuk tidak menjawab. Hal ini membuat Marlo semakin terlihat kesal dan mengatakan bahwa Keisya tidak menghargai kesempatan tersebut.

Dalam klarifikasi, Marlo menyatakan bahwa ia tidak bermaksud untuk menyerang Keisya, melainkan hanya ingin Keisya memberikan jawaban yang lebih profesional. Sementara itu, Keisya menjelaskan bahwa ia tidak bermaksud untuk tidak menghargai Marlo, namun hanya ingin menghindari pertanyaan yang membuatnya tidak nyaman.
Meskipun demikian, kejadian ini telah menjadi pelajaran berharga bagi keduanya. Marlo belajar untuk lebih mengontrol emosinya saat melakukan wawancara, sementara Keisya belajar untuk lebih terbuka dan profesional saat menjawab pertanyaan wartawan.
Marlo Ernesto, seorang YouTuber dan pengusaha, dan Keisya Levronka, seorang penyanyi jebolan Indonesian Idol, telah menunjukkan bahwa dalam dunia wawancara, komunikasi yang baik dan profesionalisme sangatlah penting. (Naldy)
1. Bagaimana menurut Anda sikap Marlo dan Keisya dalam situasi ini?
2. Apakah menurut Anda Marlo berhak untuk merasa marah?
3. Bagaimana pandangan Anda tentang Keisya yang memilih untuk tidak menjawab pertanyaan?
Tags:
Marlo Ernesto, Keisya Levronka, wawancara, podcast, professionalism, YouTuber, penyanyi, Indonesian Idol, komunikasi, profesionalisme
Kutipan:
Marlo Ernesto: “Saya merasa kesal karena Keisya tidak menghargai kesempatan untuk diwawancarai.”
Keisya Levronka: “Saya hanya ingin menghindari pertanyaan yang membuat saya tidak nyaman.”













