Pontianak Metro Post
  • Terbaru
  • Katagori
    • Daerah
      • Polda Kalbar
    • Nasional
    • Lifestyle
      • Berita Sosial
      • Tips & Hobi
      • Toleransi Agama
  • Tentang
  • Regulasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Register
  • Log In
  • Otomotif
  • Terbaru
  • Katagori
    • Daerah
      • Polda Kalbar
    • Nasional
    • Lifestyle
      • Berita Sosial
      • Tips & Hobi
      • Toleransi Agama
  • Tentang
  • Regulasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Register
  • Log In
  • Otomotif
No Result
View All Result
Pontianak Metro Post
No Result
View All Result
Home Berita Pontianak

*LIRA Hentak Meja, Demokrasi Kalbar Dicederai, Kritik Dibungkam dengan Tekanan!*

Redaksi Minggu 31 Agustus 2025

Redaksi by Redaksi
31 Agustus 2025
in Berita Pontianak, Berita Utama, Berita Viral Hari Ini
0
Img 20250831 wa0074
48
SHARES
48
VIEWS
ADVERTISEMENT

Img 20250831 wa0074

Pontianak – Sabtu, 30 Agustus 2025. Pontianakmetropost.com

Angin politik Kalimantan Barat berbalik arah. Ibrahim NYH, sosok yang selama ini dikenal sebagai barisan pendukung, kini justru melempar ultimatum keras kepada Gubernur Ria Norsan. Tanpa basa-basi, ia mendesak Norsan segera mundur dari jabatannya sebelum resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek jalan di Kabupaten Mempawah.

ADVERTISEMENT

Ultimatum yang disuarakan pada Jumat (29/8) itu sontak mengguncang. Bukan sekadar riak, melainkan badai yang mulai mengoyak soliditas kubu pendukung Norsan. Relawan yang dulu membela kini balik badan, kecewa, dan menuntut pertanggungjawaban.
“Kalau masih punya harga diri, mundurlah sebelum dipermalukan hukum,” tegas Ibrahim, yang kini jadi simbol perlawanan dari dalam barisan sendiri.

Namun, gelombang perlawanan itu segera berhadapan dengan tekanan balik. Sejumlah orang yang diduga kuat sebagai pendukung Gubernur mendatangi kediaman Ibrahim untuk mengintervensi. Aksi itu terekam dalam video yang kini beredar luas di grup-grup WhatsApp. Publik pun murka, menyebut peristiwa tersebut sebagai intimidasi terhadap suara kritis.

Ketua Investigasi Lembaga Informasi Rakyat (LIRA), Totas, ikut angkat bicara.
“Kenapa hal seperti ini bisa terjadi? Apakah suara berbeda harus dibungkam? Demokrasi seharusnya ruang perbedaan, bukan ruang tekanan. Kalau kritik dilawan dengan intimidasi, itu tanda bahwa demokrasi kita sedang sakit,” tegas Totas.

Di tengah memanasnya situasi, sebuah video klarifikasi beredar. Dalam rekaman itu, NM yang disebut-sebut dekat dengan Norsan mencoba meluruskan sejumlah isu.

NM menegaskan, kasus BP2TD sudah inkrah (berkekuatan hukum tetap). Dalam perkara tersebut, Ria Norsan hanya berstatus saksi, bukan terdakwa. Tidak ada proses verifikasi hukum yang menjeratnya. Yang muncul hanyalah informasi bahwa Norsan pernah menerima pembayaran tak biasa dari Yayasan, yang notabene adalah terdakwa kasus ini.

Soal pembangunan rumah sakit, NM menyebut tidak ada masalah. Bahkan Presiden Joko Widodo mengapresiasi karena proyek itu dibiayai dari APBD secara tepat.

Disebutkan pula, isu PAM tidak terkait dengan Norsan. Saat itu ia masih menjabat sebagai Wakil Gubernur, sehingga tidak memiliki kewenangan teknis atas proyek tersebut.

Pembangunan jalan ini terbagi dalam dua paket senilai Rp71 miliar. Dari jumlah itu, sekitar Rp40 miliar disebut bermasalah. Namun, NM menegaskan, informasi tersebut bukan bersumber dari KPK atau DPPK, melainkan hanya klaim pihak tertentu yang kemudian diperkuat oleh pemberitaan oknum jurnalis.

Publik membutuhkan informasi yang mencerahkan, bukan spekulasi yang memperkeruh keadaan. Kami menghargai pers sebagai pilar demokrasi, tapi media juga wajib menjaga integritas agar masyarakat tidak disesatkan opini keliru,” tegas NM dalam video klarifikasi tersebut.

Dinamika ini membuat suhu politik Kalbar kian panas. Kasus dugaan korupsi proyek jalan Mempawah bukan lagi sekadar persoalan hukum, tetapi juga soal integritas dan legitimasi kepemimpinan. Relawan yang dulu menopang Norsan kini balik menekan.

“Kalau Norsan tak segera mundur, sejarah yang akan mencatat: ia jatuh bukan karena lawan, tapi karena ditinggalkan kawan,” sindir salah satu relawan dalam forum internal.

Kini, publik menunggu: apakah suara kritis akan tetap dibungkam, atau justru menjadi pintu lahirnya keberanian baru di Kalbar?

(Red)

Views: 179
Tags: Demokrasi KalbarHentak MejaLIRA
Mau Pasang Iklan? Klik disini.
Previous Post

*Solidaritas Ojol dan Polisi Pontianak untuk Almarhum Affan Kurniawan*

Next Post

*Pangdam XII/Tpr Tinjau Situasi Pasca Aksi Demontrasi Mahasiswa dan Masyarakat*

Redaksi

Redaksi

Next Post
Img 20250831 wa0164

*Pangdam XII/Tpr Tinjau Situasi Pasca Aksi Demontrasi Mahasiswa dan Masyarakat*

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

*LKPI Kalbar Dorong Solusi Nasional untuk Nelayan, Burhan: Hasil Diskusi Akan Dilaporkan ke Presiden*

21 April 2026

*Alumni ’81 SMA Negeri 4 Pontianak Reuni dan Halal Bihalal di Kediaman Mas Rubeni di Jongkat*

20 April 2026

*Alumni SMAN 4 PTK Dapat Penghargaan PIN Emas Pendonor 100 Kali: Dedikasi Tanpa Henti, Mahfud Sidiq Bertekad Donor Darah Seumur Hidup*

20 April 2026

*Cukup Meriah: Alumni SMA Negeri 4 Pontianak Angkatan ’84 Gelar Halal Bihalal*

20 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Selamatkan Jiwa Masyarakat, Polisi Lalu Lintas Rela Ganjal Bus Mogok Dengan Kendaraan Pribadinya di Jembatan Kapuas 2

1 Januari 2024

KOPDAR Akbar SGB 2 ,Serta ULTAH SGB 2

12 Mei 2023
Pertemuan Kapolres dan AMP

Sebagian AMP Bali Mengutarakan Keluh kesah atas Demo AMP Yg selama ini terjadi

9 Mei 2023

Peresmian BBH Pontianak Buka Era Baru di Kubu Raya: Heboh Berkah, Peluang Income Meroket!🚀”

19 Desember 2023

Selamatkan Jiwa Masyarakat, Polisi Lalu Lintas Rela Ganjal Bus Mogok Dengan Kendaraan Pribadinya di Jembatan Kapuas 2

2

Ahli Waris Gugat Ke PTUN Minta Sertifikat yang Dikeluarkan BPN Landak Dibatalkan, Sidang Lapangan Berlangsung Lancar

1

Rendy Lesmana, SH Siap Maju Caleg DPRD Kalbar untuk Masyarakat Pontianak

1
Img 20240331 164004 6933625441909282089039.jpg

DPW BAIN HAM-RI dan HAMAS Kalbar Berkolaborasi Membagikan Takjil Berbuka Puasa Kepada Masyarakat Pengendara Motor

1

*LKPI Kalbar Dorong Solusi Nasional untuk Nelayan, Burhan: Hasil Diskusi Akan Dilaporkan ke Presiden*

21 April 2026

*Alumni ’81 SMA Negeri 4 Pontianak Reuni dan Halal Bihalal di Kediaman Mas Rubeni di Jongkat*

20 April 2026

*Alumni SMAN 4 PTK Dapat Penghargaan PIN Emas Pendonor 100 Kali: Dedikasi Tanpa Henti, Mahfud Sidiq Bertekad Donor Darah Seumur Hidup*

20 April 2026

*Cukup Meriah: Alumni SMA Negeri 4 Pontianak Angkatan ’84 Gelar Halal Bihalal*

20 April 2026
Currently Playing

About Us

Pontianak Metro Post

Pontianak Metro Post

Media Digital Online

Developer by.
WBDC - West Borneo Digital Creative

Company by.
PT. Pontianak Metro Post

Pontianak Metro Post

Categories

Tags

Action Adventure bank kalbar bengkayang bidhumaspoldakalbar caleg Console divhumaspolri DPRD edi kamtono eSport imigrasi pontianak Indonesia jasa raharja kalbar Kalimantan Barat kapolres Kapolresta Pontianak kejati kalbar klarifikasi Kodaeral XII Kubu raya Laki lsm maung masyarakat mempawah Open World Pemilu Polda Kalbar PoldaKalbar Polisi Politik Polresta Pontianak polripresisi Pontianak Pontianak Metro Post Pontianakmetropost.online ptpn ptpn I ptpn IV Pwi Racing SINGKAWANG Sport Strategy
  • Log In
  • About
  • Contact
  • Advertise
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2023 West Borneo Digital Creative | WBDCBuy Instagram VerificationSMM Panel

No Result
View All Result
  • Terbaru
  • Katagori
    • Daerah
      • Polda Kalbar
    • Nasional
    • Lifestyle
      • Berita Sosial
      • Tips & Hobi
      • Toleransi Agama
  • Tentang
  • Regulasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Register
  • Log In

© 2023 West Borneo Digital Creative | WBDC

Lewat ke baris perkakas
  • Tentang WordPress
    • WordPress.org
    • Dokumentasi
    • Belajar WordPress
    • Bantuan
    • Umpan balik
  • Masuk Log
  • Daftar