Pontianak Metro Post
  • Terbaru
  • Katagori
    • Daerah
      • Polda Kalbar
    • Nasional
    • Lifestyle
      • Berita Sosial
      • Tips & Hobi
      • Toleransi Agama
  • Tentang
  • Regulasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Register
  • Log In
  • Otomotif
  • Terbaru
  • Katagori
    • Daerah
      • Polda Kalbar
    • Nasional
    • Lifestyle
      • Berita Sosial
      • Tips & Hobi
      • Toleransi Agama
  • Tentang
  • Regulasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Register
  • Log In
  • Otomotif
No Result
View All Result
Pontianak Metro Post
No Result
View All Result
Home Berita Utama

*Kapuas Hulu Darurat PETI! Warga Desak Penegakan Hukum, APH Bungkam?*

Redaksi Senin 23 Juni 2025

Redaksi by Redaksi
23 Juni 2025
in Berita Utama, Berita Viral Hari Ini, Breaking News, Daerah, Nasional
0
Img 20250623 wa0005
122
SHARES
122
VIEWS
ADVERTISEMENT

Img 20250623 wa0005Kapuas Hulu, Kalbar– Pontianakmetropost.com

Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Ujung Said, Kecamatan Jongkong, Kabupaten Kapuas Hulu, kembali menjadi sorotan warga. Aktivitas yang di duga sudah berlangsung cukup lama itu di nilai tak tersentuh oleh aparat penegak hukum (APH), bahkan di sebut-sebut di lindungi oleh oknum Desa setempat.

Sejumlah warga setempat menilai bahwa aktivitas PETI di wilayah tersebut seolah mendapat “karpet merah”. Mereka mempertanyakan mengapa hingga kini belum ada tindakan tegas dari pihak berwenang, padahal kegiatan tersebut terang-terangan merusak lingkungan dan melibatkan banyak alat berat.

ADVERTISEMENT

“di beritahukan bahwa jumlah alat sedot atas hanya 21 unit saja yang di laporkan sedangkan kenyataan lebih kurang 79 set mesin dengan pancang bagi orang luar 4 juta dan orang kampung 2 juta perbulan 1 juta,” Kata Uju Abay.

Menurut pengakuan salah satu warga Jongkong, Uju Abay, ada indikasi kuat bahwa aktivitas PETI di desa itu di koordinasi oleh pihak-pihak tertentu yang memiliki pengaruh di tingkat desa. Bahkan menurutnya, sudah ada struktur panitia internal yang mengelola aktivitas tersebut secara rapi dan sistematis.

“Asal muasal ada panitia, ya tuk kerja itu ada yang ngelindung. Seharusnya yang ngelindung itu yang di prioritaskan supaya aman-aman saja. Kan kalau ke atas nun, jatah di bagi, ke media pun ada. Kalau di padah (di bilang), kadang orang tak percaya. Tapi barang yak jalan sampai sekarang. Kalau saya, secara jujur, nak setuju dengan kerja gawai baka itu,” ungkap Uju Abay saat ditemui wartawan, Sabtu (22/6/2025).

Setiap PETI ada Panitia atau pengurus Lapangan

Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah alat sedot emas yang di laporkan oleh pihak pengelola jauh lebih sedikit di bandingkan kenyataan di lapangan.

Informasi lain yang di peroleh menyebutkan bahwa pengelolaan kegiatan PETI ini melibatkan tokoh-tokoh tertentu yang di percaya sebagai “pengurus lapangan”, salah satunya di sebut-sebut berinisial YM bersama beberapa rekannya.

“Kepengurusan diak Ym dan kawan-kawan. Merekalah yang atur orang yang bisa masuk kerja, siapa yang dapat bagian, dan berapa yang di setor tiap bulan. Semua terstruktur. Tapi anehnya, sampai sekarang aparat belum juga bergerak. Kita kan bingung, ini hukum untuk siapa?” ujar seorang warga lainnya yang minta namanya tidak di sebutkan karena alasan keamanan.

Aktivitas tambang ilegal tersebut tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan di sepanjang sungai, tetapi juga menimbulkan keresahan sosial. Warga yang menolak aktivitas tersebut merasa terintimidasi dan khawatir akan adanya konflik horizontal di kemudian hari.

“Kami yang tak setuju PETI malah di anggap lawan. Padahal kita cuma ingin kampung ini aman dan bersih dari kerusakan. Sungai makin keruh, ikan pun makin susah. Tapi karena uang, semua di bungkam, termasuk aparat desa sendiri,” tambahnya.(Hendrian)

(Reni)

Views: 307

Bagikan ini:

  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Tags: Darurat PETIKapuas Hulu
Mau Pasang Iklan? Klik disini.
Previous Post

*Diduga Tak Berizin Gudang Milik M,Aktivitas CPO di Wajok Merajalela Warga Resah, Aparat Kemana?*

Next Post

*Harry Daya Nakhodai Forum Pimred Kalbar*

Redaksi

Redaksi

Next Post
Img 20250623 wa0186

*Harry Daya Nakhodai Forum Pimred Kalbar*

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Recommended

*Gorontalo Utara Siap Bangun Hilirisasi Industri Ayam Berkapasitas 200 Ribu Ekor, Serap 2.000 Lebih Tenaga Kerja*

18 Agustus 2026

*Dankodaeral XII Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-81 Kemerdekaan RI*

17 Agustus 2026

*Dankodaeral XII Bersama Forkopimda Kalbar Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI*

17 Agustus 2026

Perianto, Anak Desa yang Pergi di Tengah Kibaran Merah Putih

17 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Selamatkan Jiwa Masyarakat, Polisi Lalu Lintas Rela Ganjal Bus Mogok Dengan Kendaraan Pribadinya di Jembatan Kapuas 2

1 Januari 2024

KOPDAR Akbar SGB 2 ,Serta ULTAH SGB 2

12 Mei 2023
Pertemuan Kapolres dan AMP

Sebagian AMP Bali Mengutarakan Keluh kesah atas Demo AMP Yg selama ini terjadi

9 Mei 2023

Peresmian BBH Pontianak Buka Era Baru di Kubu Raya: Heboh Berkah, Peluang Income Meroket!🚀”

19 Desember 2023

Selamatkan Jiwa Masyarakat, Polisi Lalu Lintas Rela Ganjal Bus Mogok Dengan Kendaraan Pribadinya di Jembatan Kapuas 2

2

Ahli Waris Gugat Ke PTUN Minta Sertifikat yang Dikeluarkan BPN Landak Dibatalkan, Sidang Lapangan Berlangsung Lancar

1

Rendy Lesmana, SH Siap Maju Caleg DPRD Kalbar untuk Masyarakat Pontianak

1
Img 20240331 164004 6933625441909282089039.jpg

DPW BAIN HAM-RI dan HAMAS Kalbar Berkolaborasi Membagikan Takjil Berbuka Puasa Kepada Masyarakat Pengendara Motor

1

*Gorontalo Utara Siap Bangun Hilirisasi Industri Ayam Berkapasitas 200 Ribu Ekor, Serap 2.000 Lebih Tenaga Kerja*

18 Agustus 2026

*Dankodaeral XII Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-81 Kemerdekaan RI*

17 Agustus 2026

*Dankodaeral XII Bersama Forkopimda Kalbar Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI*

17 Agustus 2026

Perianto, Anak Desa yang Pergi di Tengah Kibaran Merah Putih

17 Agustus 2026
Currently Playing

About Us

Pontianak Metro Post

Pontianak Metro Post

Media Digital Online

Developer by.
WBDC - West Borneo Digital Creative

Company by.
PT. Pontianak Metro Post

Pontianak Metro Post

Categories

Tags

Action Adventure bank kalbar bengkayang bidhumaspoldakalbar caleg Console divhumaspolri DPRD eSport imigrasi imigrasi pontianak Indonesia jasa raharja kalbar Kalimantan Barat kapolres Kapolresta Pontianak klarifikasi Kodaeral XII Kubu raya Laki lsm maung masyarakat mempawah Open World Pemilu polda Polda Kalbar PoldaKalbar Polisi Politik Polresta Pontianak polripresisi Pontianak Pontianak Metro Post Pontianakmetropost.online ptpn ptpn I ptpn IV Pwi Racing SINGKAWANG Sport Strategy
  • Log In
  • About
  • Contact
  • Advertise
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2023 West Borneo Digital Creative | WBDCBuy Instagram VerificationSMM Panel

No Result
View All Result
  • Terbaru
  • Katagori
    • Daerah
      • Polda Kalbar
    • Nasional
    • Lifestyle
      • Berita Sosial
      • Tips & Hobi
      • Toleransi Agama
  • Tentang
  • Regulasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Register
  • Log In

© 2023 West Borneo Digital Creative | WBDC

Follow Medsos: Pontianak Metro Post

%d
    Lewat ke baris perkakas
    • Tentang WordPress
      • WordPress.org
      • Dokumentasi
      • Belajar WordPress
      • Bantuan
      • Umpan balik
    • Masuk Log
    • Daftar