Pontianak Metro Post
  • Terbaru
  • Katagori
    • Daerah
      • Polda Kalbar
    • Nasional
    • Lifestyle
      • Berita Sosial
      • Tips & Hobi
      • Toleransi Agama
  • Tentang
  • Regulasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Register
  • Log In
  • Otomotif
  • Terbaru
  • Katagori
    • Daerah
      • Polda Kalbar
    • Nasional
    • Lifestyle
      • Berita Sosial
      • Tips & Hobi
      • Toleransi Agama
  • Tentang
  • Regulasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Register
  • Log In
  • Otomotif
No Result
View All Result
Pontianak Metro Post
No Result
View All Result
Home Berita Utama

*Gengsi Negara di Tengah Bencana*

Redaksi Minggu 28 Desember 2025

Redaksi by Redaksi
28 Desember 2025
in Berita Utama, Berita Viral Hari Ini, Breaking News
0
IMG 20251228
13
VIEWS
ADVERTISEMENT

IMG 20251228

Oleh : Zaenal Abidin Syuja’i

Bencana selalu datang tanpa kompromi. Ia tidak menunggu kesiapan negara, tidak memberi waktu bagi pencitraan. Karena itu, bencana seharusnya menjadi ruang paling jujur bagi pemerintah untuk menunjukkan keberpihakan kepada nyawa, bukan gengsi.

ADVERTISEMENT

Namun dalam praktik bernegara di Indonesia belakangan ini, bencana kadang diperlakukan bukan semata sebagai tragedi kemanusiaan, melainkan juga sebagai persoalan citra dan kendali. Narasi “negara hadir” diulang-ulang, sementara kritik, masukan, bahkan bantuan sering ditanggapi dengan kehati-hatian berlebihan, jika bukan ketersinggungan.

Sikap defensif terhadap bantuan dan kritik terlihat jelas dalam penanganan awal pandemi COVID-19. Pada fase krusial, pemerintah cenderung menutup data, meremehkan peringatan ilmiah, dan merespons kritik internasional dengan nada yang menegaskan kedaulatan.

Bantuan dan masukan diperlakukan sebagai potensi intervensi, bukan sebagai solidaritas global dalam situasi darurat. Padahal, pandemi adalah bencana yang melampaui batas negara. Keterbukaan data, kerja sama internasional, dan penerimaan bantuan justru menjadi prasyarat penyelamatan nyawa.

Ketika respons lebih diarahkan pada menjaga wibawa pemerintah, waktu emas penanganan pun terlewat. Dalam konteks ini, persoalan utama bukan pada kemampuan teknis, melainkan cara pandang politik terhadap kerentanan.

Dalam banyak bencana alam seperti banjir, gempa, atau longsor, pola serupa berulang. Relawan dan masyarakat sipil bergerak cepat, sementara negara hadir dalam bentuk kunjungan, pernyataan, dan klaim situasi terkendali. Bantuan sering kali datang terlambat, namun narasi keberhasilan disampaikan lebih awal.

Bencana pun berubah menjadi panggung simbolik. Yang dikelola bukan semata logistik dan pemulihan, melainkan persepsi publik. Negara tampak lebih sibuk memastikan dirinya terlihat kuat daripada mengakui keterbatasan. Padahal, negara yang kuat justru tidak takut mengakui kekurangan.

Dari sudut pandang etika religius, sikap ini patut dikritisi. Dalam Islam, syukur tidak berhenti pada ucapan, tetapi diwujudkan dalam tindakan dan kebijakan. Menolak pertolongan yang membawa maslahat, sementara rakyat menderita, bukanlah bentuk kemandirian, melainkan kesombongan.

Nabi Muhammad menerima bantuan dan kerja sama lintas kelompok demi keselamatan umat. Maka, menutup pintu solidaritas atas nama gengsi negara bertentangan dengan semangat tersebut.

Kufur nikmat tidak selalu berarti mengingkari Tuhan secara verbal. Ia juga hadir ketika kebaikan yang datang melalui sesama manusia diabaikan atau dicurigai.

Negara Hadir?

Negara yang benar-benar hadir bukan negara yang anti kritik. Justru di tengah musibah berupa bencana alam, bantuan dari pihak manapun adalah bentuk kepedulian. Menolaknya berarti menolak cermin.

Indonesia sejatinya tidak kekurangan solidaritas, baik dari dalam maupun luar negeri. Yang sering kurang adalah kerendahan hati politik untuk mengakui bahwa tidak semua krisis bisa ditangani sendiri.

Bencana alam seperti musibah banjir dan longsor yang terjadi di sejumah daerah di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat belum lama ini menuntut keberanian moral, yaitu keberanian untuk membuka diri, untuk dikoreksi, dan untuk menempatkan nyawa manusia di atas citra kekuasaan.

Tanpa itu semua, setiap bencana alam yang datang tanpa kompronmi akan selalu menyisakan pertanyaan yang sama: apakah negara benar-benar hadir, atau hanya takut terlihat lemah? Wallahu a’lam bisshawab.

Penulis adalah Pengasuh Pondok Pesantren Mathla’ul Anwar Kota Serang Provinsi Banten

Publish: zainul irwansyah (pontianakmetropost.com)

Views: 156
Tags: di Tengah BencanaGengsi Negara
Mau Pasang Iklan? Klik disini.
Previous Post

*Patroli Gabungan Satgas Preventif dan Satgas Tindak Intensifkan Pengamanan Jelang Tahun Baru*

Next Post

*Wajah Baru Puskesmas Siantan Tengah Dipertanyakan, Pekerjaan Diduga Tak Sesuai Spesifikasi Teknis*

Redaksi

Redaksi

Next Post
IMG 20251228

*Wajah Baru Puskesmas Siantan Tengah Dipertanyakan, Pekerjaan Diduga Tak Sesuai Spesifikasi Teknis*

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

*Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik Melalui Kemudahan Pembayaran Pajak*

18 April 2026

*Menjaga Persatuan Lewat Halal Bihalal Kawanua Kubu Raya*

18 April 2026

*UNU Kalbar, DEN dan Pertamina Gelar Seminar Nasional, Soroti Potensi Biomassa sebagai Masa Depan Energi Kalbar*

18 April 2026

*Zulmansyah Sekedang Berpulang, Aat Surya Safaat Kenang Kebaikan Almarhum*

18 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Selamatkan Jiwa Masyarakat, Polisi Lalu Lintas Rela Ganjal Bus Mogok Dengan Kendaraan Pribadinya di Jembatan Kapuas 2

1 Januari 2024

KOPDAR Akbar SGB 2 ,Serta ULTAH SGB 2

12 Mei 2023
Pertemuan Kapolres dan AMP

Sebagian AMP Bali Mengutarakan Keluh kesah atas Demo AMP Yg selama ini terjadi

9 Mei 2023

Peresmian BBH Pontianak Buka Era Baru di Kubu Raya: Heboh Berkah, Peluang Income Meroket!🚀”

19 Desember 2023

Selamatkan Jiwa Masyarakat, Polisi Lalu Lintas Rela Ganjal Bus Mogok Dengan Kendaraan Pribadinya di Jembatan Kapuas 2

2

Ahli Waris Gugat Ke PTUN Minta Sertifikat yang Dikeluarkan BPN Landak Dibatalkan, Sidang Lapangan Berlangsung Lancar

1

Rendy Lesmana, SH Siap Maju Caleg DPRD Kalbar untuk Masyarakat Pontianak

1
Img 20240331 164004 6933625441909282089039.jpg

DPW BAIN HAM-RI dan HAMAS Kalbar Berkolaborasi Membagikan Takjil Berbuka Puasa Kepada Masyarakat Pengendara Motor

1

*Jasa Raharja Dukung Transformasi Layanan Publik Melalui Kemudahan Pembayaran Pajak*

18 April 2026

*Menjaga Persatuan Lewat Halal Bihalal Kawanua Kubu Raya*

18 April 2026

*UNU Kalbar, DEN dan Pertamina Gelar Seminar Nasional, Soroti Potensi Biomassa sebagai Masa Depan Energi Kalbar*

18 April 2026

*Zulmansyah Sekedang Berpulang, Aat Surya Safaat Kenang Kebaikan Almarhum*

18 April 2026
Currently Playing

About Us

Pontianak Metro Post

Pontianak Metro Post

Media Digital Online

Developer by.
WBDC - West Borneo Digital Creative

Company by.
PT. Pontianak Metro Post

Pontianak Metro Post

Categories

Tags

Action Adventure bank kalbar bengkayang bidhumaspoldakalbar caleg Console divhumaspolri DPRD edi kamtono eSport imigrasi pontianak Indonesia jasa raharja kalbar Kalimantan Barat kapolres Kapolresta Pontianak kejati kalbar klarifikasi Kodaeral XII Kubu raya Laki lsm maung masyarakat mempawah Open World Pemilu Polda Kalbar PoldaKalbar Polisi Politik Polresta Pontianak polripresisi Pontianak Pontianak Metro Post Pontianakmetropost.online ptpn ptpn I ptpn IV Pwi Racing SINGKAWANG Sport Strategy
  • Log In
  • About
  • Contact
  • Advertise
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2023 West Borneo Digital Creative | WBDCBuy Instagram VerificationSMM Panel

No Result
View All Result
  • Terbaru
  • Katagori
    • Daerah
      • Polda Kalbar
    • Nasional
    • Lifestyle
      • Berita Sosial
      • Tips & Hobi
      • Toleransi Agama
  • Tentang
  • Regulasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Register
  • Log In

© 2023 West Borneo Digital Creative | WBDC

Lewat ke baris perkakas
  • Tentang WordPress
    • WordPress.org
    • Dokumentasi
    • Belajar WordPress
    • Bantuan
    • Umpan balik
  • Masuk Log
  • Daftar