
Pontianak, Pontianak Metro Post
Dalam rangka menyerap gagasan konstruktif untuk pembangunan Kota Pontianak, R2 Political Branding menggelar dialog publik dengan tema “Menyerap Gagasan Konstruktif untuk Pembangunan Kota Pontianak”. Acara ini dihadiri oleh pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak, Mulyadi-Harti, yang memiliki nomor urut 2, serta Ketua Partai Golkar Kota Pontianak, Feby.
Pada sesi diskusi, Mulyadi menyoroti beberapa isu penting yang dihadapi Kota Pontianak, salah satunya adalah masalah infrastruktur jalan. Ia menegaskan bahwa beberapa jalan di kota ini belum tertangani dengan baik, khususnya di daerah pinggiran. “Banyak jalan yang belum terurus dengan baik, iring-iringan kendaraan kerap terhambat. Ini menjadi prioritas kami untuk diselesaikan,” ujar Mulyadi.
Selain itu, Mulyadi juga menyoroti peran masyarakat dalam pemasaran produk lokal. Ia mencontohkan keluhan yang disampaikan oleh seorang warga dari Pontianak Utara yang mengaku kesulitan dalam memasarkan produk lokal mereka. “Kami akan mencari solusi untuk membantu masyarakat memasarkan produk-produknya, terutama hasil usaha kecil dan menengah,” tambahnya.
Terkait peraturan daerah (Perda), Mulyadi mengakui bahwa implementasi beberapa perda belum maksimal. Ia menegaskan pentingnya evaluasi dan penegakan hukum yang lebih tegas agar peraturan dapat berjalan efektif. “Perda harus dikaji lebih mendalam dan ditegakkan secara konsisten, baik oleh legislatif maupun eksekutif,” katanya.
Mengenai masalah banjir yang kerap melanda beberapa wilayah di Pontianak, Mulyadi menyampaikan bahwa sistem drainase yang ada saat ini belum optimal. Beberapa daerah seperti Gang Sentosa dan Kota Baru kerap tergenang air meskipun hujan turun hanya sebentar. “Saluran air yang ada tidak terkoneksi dengan baik dan kurang terawat. Ini akan menjadi fokus kami untuk diperbaiki jika terpilih nanti,” ujar Mulyadi dengan optimisme.
Acara ini diakhiri dengan komitmen pasangan Mulyadi-Harti untuk terus mendengar aspirasi masyarakat dan mencari solusi konkret dalam membangun Kota Pontianak yang lebih baik.(buyung)













