
Pontianak Metro Post
Metode Advance Payment Seni Tani, Cercah Harapan di Dunia Urban Farming Indonesia
Pontianak, 31, Desember, 2023
Kita tetap ingat betapa beratnya masa pandemi Covid-19, namun dari tantangan itu, muncul ide cemerlang. Seni Tani, dengan metode uniknya, memberikan kontribusi positif dalam menghadapi kesulitan pangan di tengah pembatasan distribusi.
Pada suatu titik kritis selama pandemi, pembatasan distribusi pangan antar daerah menyebabkan panen terbengkalai di satu tempat dan kelangkaan pangan di tempat lain, termasuk di kota Bandung. Menurut data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung 2021, 96% pangan Bandung dipasok dari luar kota, menyebabkan kepanikan dan rush buying di tengah masyarakat.
Vania Febriyantie dan mitranya, Galih, melihat perlunya gerakan nyata untuk membangun ketahanan pangan lokal. Inilah awal terbentuknya Seni Tani pada November 2020.
Tidak hanya menggiatkan urban farming, Seni Tani juga menjadi solusi untuk mengatasi kesulitan pekerjaan selama pandemi. Melalui pemanfaatan lahan tidur di kawasan Arcamanik, khususnya di Kelurahan Sukamiskin, Seni Tani memberikan kontribusi positif pada lingkungan. Tempat yang sebelumnya terbengkalai dan menjadi tempat pembuangan sampah, kini menjadi lahan yang terawat, bersih, dan produktif.
Seni Tani tidak hanya mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif, tetapi juga menerapkan pertanian organik berkelanjutan. Pendekatan ini meningkatkan kualitas lingkungan dan berpotensi melestarikan sumber daya alam untuk generasi mendatang.
Metode Pertanian yang Dilakukan Seni Tani
Seni Tani memanfaatkan lahan tidur di kawasan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Arcamanik untuk urban farming dengan pendekatan pertanian organik berkelanjutan. Pendekatan ini tidak hanya menghasilkan bahan pangan lokal, tetapi juga memberikan dampak positif pada lingkungan dan pekerjaan di tengah sulitnya masa pandemi.
(Renaldy) – Repost













