Pontianak, Pontianakmetropost.com
Suasana sidang paripurna DPR RI yang biasanya berlangsung serius mendadak mencuri perhatian publik.
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan yang juga menjabat Ketua Komisi V, Lazarus, menjadi sorotan setelah video dirinya sedang berjoget di sela-sela rapat paripurna viral di media sosial.
Dalam video tersebut, Lazarus tampak bergoyang dengan santai di tengah agenda sidang, aksi yang langsung memicu berbagai reaksi dari masyarakat.
Sebelumnya, sejumlah anggota DPR lain seperti Eko Patrio, Uya Kuya, dan Nafa Urbach (partai PAN dan Nasdem) sudah lebih dulu dicopot oleh partainya karena kontroversi yang menimpa mereka.
Publik pun dibuat geram, terutama karena momen hiburan ini terjadi bersamaan dengan kenaikan tunjangan dan gaji anggota DPR RI.
Sementara itu, kondisi ekonomi rakyat terus memburuk dan angka kemiskinan justru bertambah. Banyak pihak menilai sikap anggota DPR yang seharusnya fokus pada tugas legislasi dan pengawasan, kini terkesan tidak serius.
Lazarus dikenal sebagai politisi senior PDI Perjuangan yang memimpin Komisi V, yang membidangi infrastruktur, transportasi, daerah tertinggal, dan transmigrasi—sektor penting yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.
Namun, video goyangannya memunculkan dua sisi pandang. Sebagian melihatnya sebagai bentuk keakraban dan cara mendekatkan diri dengan masyarakat, tetapi tak sedikit yang mengkritik karena menganggap wibawa lembaga legislatif jadi tercoreng.
Pengamat politik menilai fenomena ini sebagai refleksi tantangan DPR dalam menjaga citra sebagai lembaga negara yang harus tetap serius dan profesional.
“Momen seperti ini harus diwaspadai karena bisa menimbulkan persepsi bahwa DPR lebih sibuk bergoyang daripada menjalankan tugasnya,” ujar seorang analis politik nasional kepada pontianakmetropost.com Senin (1/9/25).
Sorotan kini mengarah ke PDI Perjuangan dan kepemimpinan Lazarus di Komisi V. Apakah aksi berjoget ini hanya hiburan singkat di tengah tekanan kerja, atau justru simbol DPR yang mencoba tampil lebih merakyat, masih menjadi perdebatan hangat di tengah masyarakat. PDI Perjuangan belum mengambil tindakan tegas atas aksi joged Lasarus ini. (reni)













