*PONTIANAK, 30 April 2026- Pontianak Metro Post
Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) secara resmi membuka agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) pertama di tahun 2026 bagi Anggota DPRD Provinsi serta Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia.
Perhelatan besar ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal *1 hingga 3 Mei 2026*, bertempat di *Novotel Gajahmada, Kota Pontianak, Kalimantan Barat*.
Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP Partai HANURA, *Dr. Oesman Sapta (OSO)*, dan diikuti oleh *525 orang legislator HANURA* yang membawa mandat rakyat dari berbagai daerah.
Pemilihan Pontianak sebagai tuan rumah menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi partai di seluruh Indonesia.
*Meningkatkan Kualitas Legislator di Era Baru*
Penyelenggaraan Bimtek ini mengusung misi utama untuk menyelaraskan visi politik “Hati Nurani” dengan kerja nyata di parlemen. Adapun tujuan utama dari kegiatan ini meliputi:
* *Penguatan Fungsi Legislasi:* Mempertajam pemahaman legislator terhadap dinamika regulasi nasional terbaru agar produk hukum di daerah lebih aplikatif.
* *Optimalisasi Pengawasan dan Anggaran:* Meningkatkan kompetensi anggota dewan dalam mengawal APBD agar transparan dan sepenuhnya berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
* *Konsolidasi Organisasi:* Membangun kesatuan gerak antara pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan politik nasional di masa depan.
*Menghadirkan Narasumber Pakar dan Tokoh Nasional*
Guna memberikan bobot intelektual dan wawasan yang tajam, DPP Partai HANURA menghadirkan deretan tokoh nasional dari berbagai latar belakang pakar sebagai pemateri utama:
Materi pembuka disampaikan oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai HANURA, *DR. Patrice Rio Capella* yang akan memberi arahan pada para Legislator Partai Hanura.
Kemudian *Prof. Yusril Ihza Mahendra*, selaku Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan. Beliau membedah persoalan tata kelola hukum konstitusi serta pentingnya harmonisasi peraturan daerah agar tidak berbenturan dengan kebijakan pusat. Selanjutnya, *Komjen. Pol. Makhruzi Rahman* selaku Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan RI (BNPP), *Rocky Gerung*, yang menyoroti pentingnya etika politik dan fungsi kritis legislator sebagai penyambung lidah rakyat. Melengkapi perspektif tersebut, *Yunarto Wijaya*, Direktur Eksekutif Charta Politika, memaparkan analisis mengenai peta geopolitik nasional serta strategi pemenangan partai berbasis data ilmiah yang relevan bagi para kader di daerah.
*Pernyataan Ketua Umum*
Ketua Umum Partai HANURA, *Oesman Sapta*, menekankan bahwa setiap anggota DPRD adalah wajah partai di mata masyarakat.
Anggota DPRD HANURA harus memiliki kecerdasan intelektual sekaligus nurani yang bersih. Bimtek ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan *kawah candradimuka* untuk memastikan setiap kader mampu menjawab persoalan rakyat dengan solusi yang nyata.
Melalui bimbingan teknis ini, Partai HANURA berkomitmen untuk terus mencetak wakil rakyat yang berintegritas, kompeten, dan senantiasa berpihak pada kepentingan daerah.(*/rls/zainul irwansyah).














