Jakarta, 9 September 2025 – Kabar mengejutkan datang dari dunia gaming di Indonesia. Server Grand Theft Auto (GTA) Roleplay yang digandrungi ribuan pemain, Hopefully Roleplay, resmi menyatakan bubar pada 8 September 2025. Pemicunya bukan lagi sebatas rumor miring yang beredar sejak April lalu, melainkan skandal penggelapan dana ratusan juta rupiah oleh pengembang internal.
Sejak 25 April 2025, server Hopefully Roleplay sempat tidak bisa diakses, memicu spekulasi yang santer di kalangan komunitas. Banyak pemain menduga server tersebut terkena pemblokiran oleh FiveM, platform yang menjadi basis berjalannya server. Kendati manajemen server kala itu sempat menjanjikan “kembalinya server yang epik” (V3), keraguan sudah telanjur merebak.

“Isu FiveM blokir sudah ada sejak lama, tapi pihak manajemen membantah. Rupanya ada masalah yang lebih besar di balik layar,” ujar salah satu mantan pemain yang enggan disebutkan namanya.
Spekulasi tersebut akhirnya terjawab pada 8 September 2025. Melalui postingan terakhir di akun Instagram resminya, @hopefully.roleplay, pihak manajemen mengumumkan pemecatan secara tidak hormat kepada salah satu pengembangnya, inisial RYP, yang memiliki nama alias EternityMOON.
Dalam postingan tersebut, manajemen secara tegas menyatakan:
“Dengan adanya pertemuan pasti akan ada perpisahan, terhitung mulai tanggal 8 September 2025. Kami pihak manajemen Hopefully memutuskan untuk memberhentikan secara tidak hormat kepada karyawan kami atas nama : EternityMOON / RYP yang bekerja sebagai Developer, pemecatan tidak hormat (PTDH) dijatuhkan karena terbukti melakukan penggelapan dana sebesar RATUSAN JUTA RUPIAH. Kami selaku manajemen tidak bertanggung jawab apabila ada pihak yang dirugikan apapun yang berkaitan dengan orang tersebut. Atas perhatian nya kami mengucapkan terimakasih.”
Terbongkarnya skandal ini menjadi pukulan telak bagi keberlanjutan operasional server. Dana operasional yang digelapkan oleh Rendy disebut mencapai lebih dari Rp500 juta, sebuah angka yang fantastis untuk ukuran sebuah server roleplay.
Setelah insiden ini terungkap, tim Hope secara resmi mengumumkan penutupan permanen server. Dengan kata lain, janji comeback yang sempat diucapkan hanya tinggal kenangan.
“Tidak ada lagi kata maintenance, tidak ada lagi kata badai,” tulis manajemen dalam pernyataan resminya, mengakhiri perjalanan panjang Hopefully Roleplay.
Pengumuman ini disambut dengan duka mendalam dari ribuan pemain setia, yang dikenal dengan sebutan “Warga HOPEFULLY”. Selama bertahun-tahun, server ini telah menjadi tempat berkumpul dan menjalin persahabatan bagi banyak penggemar roleplay.
“Sedih sekali, padahal sudah banyak kenangan di server ini. Ulah oknum bikin semua hancur,” tutur salah seorang pemain di kolom komentar.
Kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi komunitas daring tentang pentingnya transparansi, integritas, dan pengawasan internal yang ketat dalam mengelola sebuah platform. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada informasi lebih lanjut mengenai apakah pihak manajemen akan menempuh jalur hukum terhadap RYP. (Renaldy)
Sumber: Instagram @hopefully.roleplay










