Ketapang, Rabu 5 November 2025 – Pontianak Metro Post
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat Ir. Adi Mulia, menandai hari terakhirnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan cara yang unik dan bermakna.
Setelah mengabdi selama 33 tahun 7 bulan, Adi Mulia menutup masa pengabdiannya dengan menanam pohon belian (Eusideroxylon zwageri) di halaman Kantor DKPP Ketapang.
Kegiatan simbolis tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan warisan hayati lokal.
Dikenal sebagai penggiat penghijauan di Kota Ketapang, Adi Mulia berharap pohon belian yang ditanamnya dapat menjadi inspirasi bagi staf DKPP serta masyarakat luas untuk terus menjaga dan mengenal lebih dekat jenis pohon khas Kalimantan itu.
“Saya berharap pohon belian ini dirawat dengan baik dan dapat menjadi sarana edukasi bagi semua. Pohon ini dulu sangat terkenal sebagai bahan bangunan utama di Ketapang, namun kini populasinya mulai berkurang,” ujar Ir. Adi Mulia usai penanaman.
Belian (Eusideroxylon zwageri) dikenal sebagai salah satu jenis kayu terbaik di Kalimantan, yang kini mulai langka akibat eksploitasi berlebihan.
Dengan menanam pohon tersebut di lingkungan kantor, Adi Mulia ingin meninggalkan jejak hijau sekaligus pesan moral bagi generasi penerus di instansinya.
Momentum penanaman pohon ini menjadi simbol perpisahan yang berkesan, menandai akhir perjalanan panjang pengabdian seorang ASN yang konsisten mendorong ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya perikanan, serta pelestarian lingkungan di Kabupaten Ketapang.
Ir. Adi Mulia memulai karir sekolahnya dari SD Negeri 9 Teladan Pontianak lulus Tahun 1978, SMP Negeri I Pontianak lulus Tahun 1981, SMA Negeri 4 Pontianak Tahun 1984. Kemudian meneruskan kuliah di Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak dan berhasil mendapatkan gelar sarjana S-I.
Pewarta: zainul irwansyah















