Pontianak Metro Post
  • Terbaru
  • Katagori
    • Daerah
      • Polda Kalbar
    • Nasional
    • Lifestyle
      • Berita Sosial
      • Tips & Hobi
      • Toleransi Agama
  • Tentang
  • Regulasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Register
  • Log In
  • Otomotif
  • Terbaru
  • Katagori
    • Daerah
      • Polda Kalbar
    • Nasional
    • Lifestyle
      • Berita Sosial
      • Tips & Hobi
      • Toleransi Agama
  • Tentang
  • Regulasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Register
  • Log In
  • Otomotif
No Result
View All Result
Pontianak Metro Post
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Pengamat: Tambang Emas Ilegal di Kalbar Menggila, Pemerintah Jangan Jadi Penonton !!

Rabu 4 Juni 2025

Redaksi by Redaksi
4 Juni 2025
in Berita Utama, Berita Viral Hari Ini, Breaking News, Hukum, Nasional
0
Img 20250604 wa0570
23
SHARES
23
VIEWS
ADVERTISEMENT

Img 20250604 wa0570Pontianak – PontianakMetroPost.com

Pengamat hukum dan lingkungan, Herman Hofi Munawar, melontarkan kritik tajam terhadap makin maraknya aktivitas tambang emas ilegal di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Sanggau. Ia menyebut situasi ini sebagai bencana hukum dan lingkungan yang tak bisa lagi ditolerir.

“Masalah ini bukan cuma terjadi di daratan, tapi lebih parah lagi terjadi di sungai. Ini kejahatan berat!” tegas Herman dalam pernyataan tertulisnya kepada PontianakMetroPost, Rabu (4/6).

ADVERTISEMENT

Menurut Herman, pelanggaran terhadap lingkungan hidup saat ini seharusnya sudah masuk dalam kategori prioritas hukum nasional, karena dampaknya langsung merusak kehidupan masyarakat, khususnya masyarakat adat dan pedesaan yang hidup di sekitar aliran sungai dan hutan.

Sudah banyak pelanggaran mencolok yang mencemari sungai dan merusak hutan, tapi berapa banyak yang benar-benar diproses hukum? Hampir tidak ada! Kalaupun ada, banyak yang dibebaskan dengan alasan konyol. Ini menampar akal sehat publik!” katanya.

Ia menuding pemerintah—baik pusat maupun daerah—lemah, lamban, bahkan cenderung abai terhadap kejahatan lingkungan ini. Ironisnya, di tengah semangat retoris soal pembangunan berkelanjutan (sustainable development), praktik yang terjadi di lapangan justru sebaliknya.

Sustainable development itu omong kosong kalau perusahaan besar dibiarkan merusak lingkungan seenaknya, sementara rakyat hanya jadi penonton penderitaan!” tukasnya tajam.

Herman juga menyoroti kebijakan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang semestinya menjadi ruang legal bagi masyarakat desa untuk mengelola sumber daya. Namun faktanya, WPR sering hanya menjadi tameng cukong-cukong besar.

WPR hanya jadi nama. Yang main di belakang justru para pemodal besar. Rakyat hanya dijadikan bumper, yang untung tetap mereka-mereka juga. Ini tidak adil!” katanya.

Ia meminta agar pemerintah daerah segera menyusun dan memperkuat RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) dan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) dengan zonasi yang jelas dan tegas, terutama dalam menyaring wilayah pertambangan dan konservasi.

Kalau memang WPR untuk rakyat, maka rakyat harus diutamakan. Libatkan BUMDes, bantu perizinannya, fasilitasi ke pusat. Jangan biarkan rakyat berjalan sendiri, sementara para korporat disediakan karpet merah!”

Herman bahkan menyebut bahwa saat ini cadangan emas di Kalimantan Barat yang bisa mencapai satu juta ton sedang diperebutkan oleh pihak luar. Ia khawatir rakyat hanya akan menerima sisa limbah dan kerusakan lingkungan, tanpa mendapatkan manfaat ekonomi yang sepadan.

Ini gila. Pemerintah jangan lagi jadi penonton. Kalau tidak segera bertindak, kita bukan hanya kehilangan emas, tapi juga masa depan generasi kita,” tegasnya.

Sebagai penutup, Herman mengingatkan bahwa tidak ada waktu untuk bermain-main lagi. Keberpihakan pada lingkungan dan rakyat harus nyata, bukan sekadar jargon kosong.

Hentikan pembiaran! Hentikan kompromi dengan perusak lingkungan! Saatnya berpihak pada rakyat dan alam kita sendiri!” pungkasnya.

Penulis : reni

Views: 257

Bagikan ini:

  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Tags: hofi munawartambang illegal
Mau Pasang Iklan? Klik disini.
Previous Post

Jelang Panen Raya Jagung, Kapolri Tinjau Lahan Pertanian Strategis di Kalbar

Next Post

Bongkar! Oli Tak Bersegel di Gudang Kubu Raya Diduga Langgar UU Perdagangan dan Perlindungan Konsumen

Redaksi

Redaksi

Next Post
Img 20250604 wa0649

Bongkar! Oli Tak Bersegel di Gudang Kubu Raya Diduga Langgar UU Perdagangan dan Perlindungan Konsumen

Tinggalkan KomentarBatalkan balasan

Recommended

*Gorontalo Utara Siap Bangun Hilirisasi Industri Ayam Berkapasitas 200 Ribu Ekor, Serap 2.000 Lebih Tenaga Kerja*

18 Agustus 2026

*Dankodaeral XII Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-81 Kemerdekaan RI*

17 Agustus 2026

*Dankodaeral XII Bersama Forkopimda Kalbar Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI*

17 Agustus 2026

Perianto, Anak Desa yang Pergi di Tengah Kibaran Merah Putih

17 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Selamatkan Jiwa Masyarakat, Polisi Lalu Lintas Rela Ganjal Bus Mogok Dengan Kendaraan Pribadinya di Jembatan Kapuas 2

1 Januari 2024

KOPDAR Akbar SGB 2 ,Serta ULTAH SGB 2

12 Mei 2023
Pertemuan Kapolres dan AMP

Sebagian AMP Bali Mengutarakan Keluh kesah atas Demo AMP Yg selama ini terjadi

9 Mei 2023

Peresmian BBH Pontianak Buka Era Baru di Kubu Raya: Heboh Berkah, Peluang Income Meroket!🚀”

19 Desember 2023

Selamatkan Jiwa Masyarakat, Polisi Lalu Lintas Rela Ganjal Bus Mogok Dengan Kendaraan Pribadinya di Jembatan Kapuas 2

2

Ahli Waris Gugat Ke PTUN Minta Sertifikat yang Dikeluarkan BPN Landak Dibatalkan, Sidang Lapangan Berlangsung Lancar

1

Rendy Lesmana, SH Siap Maju Caleg DPRD Kalbar untuk Masyarakat Pontianak

1
Img 20240331 164004 6933625441909282089039.jpg

DPW BAIN HAM-RI dan HAMAS Kalbar Berkolaborasi Membagikan Takjil Berbuka Puasa Kepada Masyarakat Pengendara Motor

1

*Gorontalo Utara Siap Bangun Hilirisasi Industri Ayam Berkapasitas 200 Ribu Ekor, Serap 2.000 Lebih Tenaga Kerja*

18 Agustus 2026

*Dankodaeral XII Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-81 Kemerdekaan RI*

17 Agustus 2026

*Dankodaeral XII Bersama Forkopimda Kalbar Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI*

17 Agustus 2026

Perianto, Anak Desa yang Pergi di Tengah Kibaran Merah Putih

17 Agustus 2026
Currently Playing

About Us

Pontianak Metro Post

Pontianak Metro Post

Media Digital Online

Developer by.
WBDC - West Borneo Digital Creative

Company by.
PT. Pontianak Metro Post

Pontianak Metro Post

Categories

Tags

Action Adventure bank kalbar bengkayang bidhumaspoldakalbar caleg Console divhumaspolri DPRD eSport imigrasi imigrasi pontianak Indonesia jasa raharja kalbar Kalimantan Barat kapolres Kapolresta Pontianak klarifikasi Kodaeral XII Kubu raya Laki lsm maung masyarakat mempawah Open World Pemilu polda Polda Kalbar PoldaKalbar Polisi Politik Polresta Pontianak polripresisi Pontianak Pontianak Metro Post Pontianakmetropost.online ptpn ptpn I ptpn IV Pwi Racing SINGKAWANG Sport Strategy
  • Log In
  • About
  • Contact
  • Advertise
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2023 West Borneo Digital Creative | WBDCBuy Instagram VerificationSMM Panel

No Result
View All Result
  • Terbaru
  • Katagori
    • Daerah
      • Polda Kalbar
    • Nasional
    • Lifestyle
      • Berita Sosial
      • Tips & Hobi
      • Toleransi Agama
  • Tentang
  • Regulasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Register
  • Log In

© 2023 West Borneo Digital Creative | WBDC

Follow Medsos: Pontianak Metro Post

%d
    Lewat ke baris perkakas
    • Tentang WordPress
      • WordPress.org
      • Dokumentasi
      • Belajar WordPress
      • Bantuan
      • Umpan balik
    • Masuk Log
    • Daftar