Pontianak – Selasa, 05/02/2024
PONTIANAK METRO POST – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyebut ada intimidasi dari tentara terhadap rakyat jelang pemilu 2024. Ia mengatakan, hal ini terjadi di beberapa daerah, seperti Papua, Kalimantan, dan Sumatera.
Megawati menyampaikan hal ini saat memberikan sambutan dalam acara deklarasi dukungan kepada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 3, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, di Lapangan Sanaman Mantikei, Pontianak, Senin (5/2/2024).

“Saya mendapat laporan dari beberapa daerah, ada intimidasi dari tentara terhadap rakyat. Ada yang mengancam, ada yang menakut-nakuti, ada yang memaksa. Ini tidak boleh terjadi. Tentara harus netral dan menjaga keamanan rakyat, bukan sebaliknya,” kata Megawati.
Megawati mengatakan, intimidasi dari tentara ini bertujuan untuk menggagalkan kemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf. Ia mengatakan, hal ini merupakan bentuk kecurangan yang harus dicegah dan ditindak.
“Intimidasi dari tentara ini bertujuan untuk menggagalkan kemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf. Ini merupakan bentuk kecurangan yang harus dicegah dan ditindak. Saya minta kepada rakyat, jangan takut, jangan gentar, jangan mau dipengaruhi. Tetap berani memilih sesuai hati nurani,” ujar Megawati.
Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa membantah adanya intimidasi dari tentara terhadap rakyat. Ia mengatakan, tentara selalu menjaga netralitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya.
“Kalau ada yang bilang ada intimidasi dari tentara, itu tidak benar. Tentara selalu menjaga netralitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya. Tentara tidak pernah mengintimidasi, menakut-nakuti, atau memaksa rakyat. Tentara hanya menjaga keamanan dan ketertiban,” kata Andika.
Andika mengatakan, jika ada laporan atau bukti tentang intimidasi dari tentara, ia akan menindak tegas pelakunya. Ia mengatakan, ia tidak akan mentolerir adanya pelanggaran kode etik atau hukum yang dilakukan oleh anggota tentaranya.
“Kalau ada laporan atau bukti tentang intimidasi dari tentara, saya akan menindak tegas pelakunya. Saya tidak akan mentolerir adanya pelanggaran kode etik atau hukum yang dilakukan oleh anggota tentara. Tapi kalau tidak ada laporan atau bukti, saya tidak bisa menindak,” tegas Andika.
[Kata Kunci] Megawati, tentara, intimidasi, rakyat, pemilu, KSAD, Jokowi, Ma’ruf, politik, Pontianak.
[Keterangan] Megawati sebut ada intimidasi dari tentara terhadap rakyat, KSAD bantah dan minta laporan.
Megawati Sebut Tentara Intimidasi Rakyat, KSAD: Kalau Tak Ada Laporan, Saya Tak Bisa Tindak
(Naldy)













