Volume Sampah Diprediksi Naik 20 Persen, Warga Pontianak Diimbau Buang Sampah Paling Lambat Pukul 03.00 WIB
PONTIANAK – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak mengambil langkah sigap guna mengantisipasi lonjakan volume sampah yang diprediksi meningkat signifikan menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Sebanyak 42 unit armada pengangkut sampah dikerahkan untuk memastikan kebersihan kota tetap terjaga di tengah tingginya aktivitas masyarakat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Syarif Usmulyono, mengungkapkan bahwa kenaikan volume sampah diperkirakan mencapai angka 20 persen jika dibandingkan dengan hari-hari biasa. Peningkatan ini dipicu oleh tingginya belanja kebutuhan rumah tangga serta tradisi warga yang mulai membersihkan kediaman masing-masing menyambut Lebaran.
“Karena itu kami mengoptimalkan jadwal pengangkutan agar tidak terjadi penumpukan sampah,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

DLH telah menyusun strategi dengan menyiagakan petugas kebersihan hingga malam Lebaran. Pengangkutan secara rutin dilakukan agar tidak ada material sampah yang menumpuk di Tempat Penampungan Sementara (TPS). Fokus utama penyisiran armada menyasar kawasan permukiman padat penduduk serta pusat-pusat keramaian yang menjadi titik produksi sampah terbanyak.
Selain kesiapan armada dan petugas, Syarif mengimbau partisipasi aktif masyarakat untuk mematuhi aturan waktu pembuangan sampah. Warga diminta membuang sampah ke TPS paling lambat pukul 03.00 WIB dini hari agar proses pengangkutan dapat tuntas sebelum petugas melaksanakan salat Idulfitri.
“Dengan begitu kami pastikan tidak ada sampah yang tertinggal di jalan maupun di TPS,” katanya.
Upaya ini memerlukan sinergi antara pemerintah dan warga. Syarif menekankan bahwa tanpa kedisiplinan dari masyarakat dalam mematuhi jadwal yang ditetapkan, pengelolaan sampah tidak akan berjalan efektif.
“Masyarakat diminta mematuhi jadwal pembuangan yang telah ditetapkan,” imbaunya.
Syarif juga mengingatkan bahwa menjaga keindahan dan kebersihan Kota Pontianak di hari kemenangan merupakan tanggung jawab kolektif.
“Tetapi tanggung jawab bersama,” pungkasnya. (Renaldy)
#KotaPontianak #DLHPontianak #SampahLebaran #KebersihanKota #Idulfitri2026 #PontianakMetropost #LayananPublik #InfoPontianak #LingkunganHidup #Ramadhan2026












