liputanDewata.com- Gempol
Nasi goreng yang satu ini mungkin berbeda dengan kebanyakan orang, kalaupun nasinya itu sama seperti nasi yang dipakai oleh penjual semua nasi goreng, namun tepatnya di dusun pelem kecamatan Gempol sebelah pom bensin terdapat penjual nasi goreng yang tidak asing dengan ciri khasnya sendiri
Nasi goreng ngantuk itu adalah sebutan bagi penjual kuliner malam hari satu ini, bukan tidak karena alasan sebutan nasi goreng ngantuk itu berkaitan dengan sebut saja namanya Muhammad Arif yang merupakan penjual nasi goreng tersebut,

Arif berjualan mulai sore sampai malam hari hingga larut pagi tergantung dari banyaknya nasi yang tersisa, di tempat berukuran 3 * 2 m bersama rombongnya setiap malam Arif melayani pembeli dari kawasan Apollo Gempol dan sekitarnya
Kenapa dijuluki sebagai nasi goreng ngantuk, karena Arif sendiri terkesan menggoreng nasi sambil ngantuk (tidur) itulah yang membuat para customer menjuluki pedagang satu ini dengan sebutan nasi goreng ngantuk
Dengan harga yang cukup terjangkau 12.000 per porsi plus telur dadar membuat pelanggan Arif tetap setia terutama yang di sekitaran Apollo dan sekitarnya
Mungkin dengan ciri khas itulah sosok Arif mempunyai keistimewaan sendiri yaitu menggoreng nasi sambil setengah tidur jadi terkadang itu menjadi pemandangan sendiri yang unik dibanding penjual lainnya.
Ninik.redaksi liputan dewata













