Sekadau, Pontianak Metro Post
Terkait robohnya pekerjaan proyek swakelola drainase irigasi (D.I) sawah/pertanian di Sungai Ucong , dusun Merbang, Desa Merbang Kecamatan Belitang Hilir Kabupaten Sekadau Kalbar pihak pelaksana dalam hal ini Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Pusaka Tani memberikan klarifikasinya.
Proyek pembangunan saluran drainasi yang menyerap anggaran APBN 2023 ini dibawah pengawasan Balai Sumber Daya Air (SDA) BWS Kalimantan I .
Melalui Ketua P3A Pusaka Tani Michael Pangarara kepada awak media Selasa (11/10/2023) kerusakan tersebut disebabkan dengan musibah hujan lebat, sementara pekerjaan belum lama dikerjakan mengakibatkan sebagian pekerjaan ada yang roboh.
Namun menurut Michael karena hal ini masih menjadi tanggungjawab pihaknya, maka bagian yang rusak tersebut segera akan diperbaiki. ” Semua material baik batu dan semen sudah ada dilokasi pekerjaan. Dalam waktu beberapa hari, bagian yang roboh tersebut segera akan tuntas diperbaiki “, ungkapnya.
Micahel membantah disebut pondasinya tidak kuat. ” Pondasi yang di buat sudah cukup kuat, hanya karena tendangan air yang cukup kuat saat anak anak bermain, luapan air hujan menyebabkan air pasang yang tak bisa dikendalikan, hingga air keluar dari saluran yang dipasang, akhirnya membuat pekerjaan tersebut perlahan miring dan roboh” , jelas Michael.
Micahel menjelaskan, para pekerjanya sudah dikerahkan untuk mengerjakannya. “Dalam waktu 2 minggu perbaikan drainase yang roboh tersebut akan selesai dikerjakan”, ujarnya.
Terlambatnya perbaikan pekerjaan tersebut menurut Michael bukan karena tidak dikerjakan, melainkan dengan kondisi jalan yang sulit karena rusak menuju lokasi kegiatan, membuat mobil pengangkut material tak bisa masuk. “Sekarang keadaan jalan sudah membaik, dan material sudah bisa masuk kelokasi pekerjaan”. Sebab ada perusahaan yang membantu memperbaiki jalan masuk tersebut. Sekarang batu, pasir dan semen sudah ada di lokasi” , jelasnya.
Dia mengatakan saluran drainase ini akan mengairi sebanyak 16 hektar luas sawah. “Sebab sawah didesa kami ini merupakan lumbung padi bagi masyarakatnya” , ungkap Michale mengakhiri. (*/renaldi)
Foto: Ketua P3A Pusaka Tani Michael Pangarara.














