JAKARTA – Perusahaan pengembang game asal Korea Selatan, Krafton, secara resmi melaporkan hasil pendapatan mereka untuk kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporan tersebut, Krafton mencatatkan kenaikan pendapatan yang signifikan hingga 56,9 persen dengan total mencapai USD 931 juta atau setara dengan Rp 16,2 triliun.
Pencapaian luar biasa ini didorong oleh performa kuat dari laba operasional perusahaan yang menyentuh angka USD 381,3 juta. Segmen perangkat seluler (mobile) menjadi kontributor terbesar dengan menyumbang pendapatan sebesar USD 477 juta. Pertumbuhan pesat ini dipicu oleh kehadiran konten premium, kolaborasi IP, serta peningkatan jumlah pemain berbayar hingga 17 persen pada game Battlegrounds Mobile.
Tidak hanya di sektor mobile, segmen PC juga menunjukkan performa positif dengan pendapatan mencapai USD 247,1 juta. Keberhasilan di sektor ini tidak lepas dari peluncuran konten baru serta operasi layanan langsung yang konsisten pada game PUBG: Battlegrounds. Secara keseluruhan, waralaba PUBG mengalami pertumbuhan pendapatan sebesar 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total melampaui USD 679 juta.

Melihat tren positif pada kuartal pertama 2026, Krafton diprediksi akan kembali memecahkan rekor pendapatannya sendiri. Sebelumnya pada tahun 2025, perusahaan ini telah mencatatkan keuntungan lebih dari USD 2,05 miliar untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Selain dominasi PUBG, judul game lain seperti InZoi dan Mimesis juga turut memberikan kontribusi dengan angka penjualan masing-masing melampaui satu juta unit pada tahun lalu.
Menatap masa depan, Krafton menegaskan bahwa strategi bisnis mereka akan tetap berfokus pada perluasan IP waralaba yang sudah ada. Selain itu, perusahaan terus melanjutkan transisi strategis untuk menjadi perusahaan yang mengutamakan teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagaimana yang telah diumumkan pada Oktober tahun lalu. (Renaldy)












