Pontianak — Pontianak Metro Post
Masyarakat Kota Pontianak menyambut baik pembangunan proyek sanitary landfill Tempat Pembuangan Akhir (TPA) beserta jalan akses senilai Rp17,98 miliar.
Di tengah beredarnya informasi simpang siur di media sosial yang menyebut proyek mengalami kerusakan dini, kondisi di lapangan justru menunjukkan pekerjaan masih berjalan sesuai rencana dan standar teknis.
Hasil peninjauan di lokasi memperlihatkan bahwa pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah tersebut masih dalam tahap pengerjaan.
Sejumlah warga sekitar mengaku mulai merasakan dampak positif, terutama dari perbaikan akses jalan yang memudahkan mobilitas serta potensi peningkatan kebersihan lingkungan.
“Sebelumnya kondisi jalan cukup sulit dilalui, sekarang sudah jauh lebih baik. Kami juga berharap pengelolaan sampah jadi lebih tertata,” ujar salah satu warga setempat.
Pemerintah daerah memastikan proyek sanitary landfill dirancang untuk meningkatkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan
Metode sanitary landfill sendiri dikenal mampu mengurangi pencemaran dengan sistem pengolahan berlapis yang lebih aman dibandingkan metode pembuangan terbuka.
Di sisi lain, maraknya informasi tidak akurat di ruang digital dinilai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Pengamat komunikasi mengingatkan pentingnya literasi digital agar publik tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi.
Fenomena ini menjadi pengingat bahwa selain pembangunan fisik, ketahanan masyarakat dalam menyaring informasi juga menjadi faktor penting.
Dengan proyek yang terus berjalan dan manfaat yang mulai dirasakan warga, diharapkan masyarakat dapat tetap mengedepankan fakta serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.(*/zainul irwansyah).













